Sunday, December 4, 2011

Mimisan Penyebab dan Pengobatan Alami


Sebagai seorang yang awam dengan masalah kesehatan tentu saja dia merasa khawatir.  Tapi apalah yang dia bisa buat kecuali berobat ke dokter. Menurutnya sih dia sudah makan obat yang diberikan dokter. Tapi masih juga mimisannya belum  berhenti. Itu sebabnya dia ceritakan masalahnya itu kepadaku. Nah aku yang belum pernah menangani kasus ini ya lumayan bingung juga tapi ya gak sampai bingung habis. Setelah baca beberapa bacaan berkenaan dengan mimisan akhirnya aku bisa tulis juga artikel sederhana ini.
Secara medis sebelumnya aku benar-benar mentah tentang masalah mimisan tapi secara hati aku insya Allah mengerti. Jadi sewaktu temanku menelphon ku aku bisa handle penyakitnya. Dan Alhamdulillah dengan pengobatan atau terapi caraku, akhirnya mimisan temanku bisa tuntas. Cuma saja aku gak bisa jelaskan caranya ya. Untuk itu aku mohon maaf. Yang jelas aku menterapinya dengan menggunakan ENERGY QUANTUM. Perlu diketahui semua terapi aku lakukan hanya lewat telp karena terapi ini adalah online terapi.
Baiklah teman sekarang aku jelaskan apa itu dan bagaimana mimisan itu bisa terjadi. Bagian dalam hidung dilapisi oleh selaput lendir yang selalu basah. Selaput lendir ini banyak mengandung jalinan pembuluh darah. Di bagian depan, jalinan pembuluh darah disebut sebagai pleksus Kiesselbach. Di bagian belakang juga ditemukan jalinan pembuluh darah. Bila pembuluh darah ini pecah, terlihat sebagai mimisan.
Sebagian besar mimisan dapat berhenti dengan pertolongan sederhana atau bahkan berhenti sendiri. Yang sering terlihat menakutkan dan membuat orang panik adalah bila seseorang  mengalami muntah darah, padahal sebenarnya hanya memuntahkan darah yang tertelan. Demikian pula dengan batuk darah, bukan berasal dari paru melainkan karena batuk mendorong darah yang ada di tenggorokan.
Penyebab
1. Penyebab paling sering adalah benturan atau kebiasaan mengkorek-korek hidung.
2. Udara panas dan kering menyebabkan selaput lendir hidung menjadi kering dan pecah.
3. Bila hidung tersumbat terus dan berbau busuk, mungkin disebabkan anak memasukkan suatu benda ke dalam hidungnya.
4. Sekat hidung yang bengkok, menyebabkan aliran udara kurang baik. Akibatnya selaput lendir hidung menjadi kering dan pecah.
5. Pilek dan alergi. Peradangan di rongga hidung dan membuang ingus terlalu keras dapat menyebabkan mimisan.
6. Mencium bahan kimia, misalnya asam sulfat, bensin, amonia.
7. Kadang-kadang mimisan adalah gejala penyakit darah, misalnya kurang trombosit, kurang faktor pembekuan, leukemia, dan lain-lain. Pada penyakit-penyakit tersebut, sering ada gejala lain misalnya pucat, biru-biru di kulit, dan lain-lain.
8. Mimisan pada orang dewasa dapat disebabkan merokok, tekanan darah tinggi, alkohol, atau makan obat yang mengencerkan darah.
9. Anak yang minum obat yang mengandung asetosal dan ibuprofen juga dapat mengalami mimisan karena darah menjadi kurang cepat membeku.
Mencegah mimisan
1. Jangan mengkorek-korek hidung.
2. Jangan membuang ingus keras-keras.
3. Hindari asap rokok atau bahan kimia lain.
4. Gunakan pelembab ruangan bila cuaca terlalu kering.
5. Gunakan tetes hidung NaCl atau air garam steril untuk membasahi hidung.
6. Oleskan vaselin atau pelembab ke bagian dalam hidung sebelum tidur, untuk mencegah kering.
7. Hindari benturan pada hidung.

Pertolongan
1. Duduk, agar hidung anak lebih tinggi dari jantung.
2. Membungkuk ke depan sedikit, dan bernapas dari mulut.
3. Jangan tidur terlentang. Aliran darah ke hidung bertambah deras, dan darah dapat tertelan ke belakang.
4. Tekan hidung selama 5 menit. Yang ditekan adalah seluruh bagian depan cuping hidung, tepat di atas lubang hidung.
5. Tangan yang lain dapat digunakan untuk memberi kompres dingin menggunakan es pada tulang hidung, untuk memperlambat aliran darah ke hidung.
6. Bila setelah 5 menit masih berdarah, tekan lagi selama 10 menit.


No comments:

Post a Comment